Aku dalam kesedihan
Aku bukan pejuang
Lebih baik menerima dan menunggu
Aku bukan pejuang
Sampai di titik dimana aku menyesal dengan tindakan pengecutku
Dan hanya bisa mengutuk diri
Aku tahu, aku selalu tau
Tapi aku sekeras itu
Entah apa yang ku banggakan..
Aku berada disekililingnya,,
Melihat dan tidak merasakan ada jiwa yang sedang berjuang.
Setelah dipenghujung batas lalu aku melihat, aku kalah..
Mereka tidak bilang sudah mengalahkanku
Aku marah
Dan hanya menerima dan menunggu
Aku bukan pejuang..
Dunia dibalik pintu itu membuatku takut.
Takut memikirkan apa yang terjadi saat aku melewatinya
Aku akan tidak nyaman
Aku akan menjadi bodoh
Aku tersisih
Aku marah
Dan hanya menerima dan menunggu
Aku bukan pejuang
Hidupku aku tidak tau apa yang kulakukan dengannya
Jika hidupku bisa ku sentuh
Maka saat ini aku sedang meratapinya ditelapak tanganku
Berharap dia akan menjadi besar atau lebih Cantik hanya dengan tatapan putus asaku
Aku terdiam
Aku terbodoh
Aku terbelenggu
Aku marah
Dan hanya menerima dan menunggu
Aku bukan pejuang
Menemukan kedamaian dalam keheningan.. Mengagumi cara sang waktu menjawab. Hingga diakhir perjalanan, Tuhanku kepadaMu aku kembali..
Selasa, 13 Juni 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
My Angkot My Adventure (Hal Kecil)
Pagi ini berjalan dengan sangat biasa. Bangun, bersiap-siap, berangkat. Tak sampe 1 menit menunggu disimpang, angkot 10 datang. langsung s...
-
Ku baca lagi buku biru yang pernah kau beri padaku. Kau pasti sudah lupa tentang itu.. Setiap tulisan tangan disana bercerita tentangmu. ...
-
Lupakan tentang "masa depan" , kalau hal yang Kita punya sampai sejauh ini hanyalah "kenangan". .
-
Aku dalam kesedihan Aku bukan pejuang Lebih baik menerima dan menunggu Aku bukan pejuang Sampai di titik dimana aku menyesal dengan tin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar