Sang Waktu..
Waktu masih terus berjalan. Aku berada di sebuah penantian.
Menunggu
untuk satu hal, dan mengejar hal lain saat menunggu.
Tak peduli seberapa baik
aku menggunakannya, waktu akan terus bergerak maju.
Meninggalkan masa lalu dan
menyambut masa depan.
Menunggu dan mengejar, waktu ini terlihat tenang dan
terlihat sulit, tergantung apa yang ku lakukan.
Waktu memberikan harapan, waktu
memudarkan impian, waktu mengukir penyesalan.
Waktu memberiku kesempatan. Tidak ada yang salah dengan
kelemahan, kita terlahir dengan banyak kelemahan. Akan menjadi salah ketika
kelemahan itu kita jadikan identitas “Ya aku memang lemah, jadi kenapa?”.
Selalu ada kesempatan untuk tidak menjadi lemah. Aku berjuang
Waktu memberiku harapan. Aliran air sungai yang tenang bisa membuat
batu besar menjadi kerikil dan menjadi pasir. Selalu ada waktu “setiap hari”
dan terus menerus untuk berjuang menjadi lebih baik dari ini, lebih bijaksana. Keadaan
takkan selalu sama. Aku berdoa
Apa yang ada padaku diseleksi oleh waktu. Datang, singgah
dan berlalu. Pada akhirnya tinggallah aku sendiri bersama waktu. Saat itu aku
berhenti. Membiarkan waktu menggilas seluruh yang kumiliki. Aku hanya
ingin diam dan sendiri. Merenungi dan
melihat apa yang telah ku perbuat sejauh ini. Menangis meratapi kebodohan yang
sudah kulakukan untuk menjemput kekuatan baru. Memeluk diriku sendiri. Meyakinkan
diriku sendiri aku akan baik2 saja mengarungi waktu ini. Saat dimana aku
berhasil memenangkan diriku, aku menjadi pribadi baru yang lebih kuat. Dan Aku
berubah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar