Pagi ini berjalan dengan sangat biasa. Bangun, bersiap-siap, berangkat.
Tak sampe 1 menit menunggu disimpang, angkot 10 datang. langsung saja ku stop. Penumpangnya sudah penuh, hanya sisa di kursi tempel persis dekat pintu. Aku naik saja, berhubung sudah jam rawan terlambat. Aku sungguh ingin tau, bagaimana aku kelihatan dari kejauhan dengan posisi kernet begitu.
Sebenarnya bisa saja aku duduk disamping supir. Tapi ada seorang nenek yang sudah duduk disana. Aku kenal, sudah sering kami naik angkot yang sama juga pernah duduk didepan bersama. Nenek ini tukang cerita, jika tidak dengan supir, pasti dengan teman sebelahnya.
Sepertinya dia tukang masak di sebuah kantor, setiap pagi dia harus belanja sendiri. Padahal belanjaannya cukup banyak. Beberapa supir yang kenal nenek ini, pasti sudah tau dimana turunnya. Bahkan pernah diantar langsung tepat didepan dapurnya. Romantis banget waktu itu. Hal kecil yang manis.
Oke,, tetap saja aku masih jadi cewek kernet. Beberapa pengendara sepeda yang melintas didepanku gak sengaja menoleh. Aku mengira-ngira apa yang mereka pikirkan tentang keberadaanku di pintu angkot itu. "Kasian cewek ini, semoga gak jatuh", "Wii cewek cantik jadi kernet, foto ahh biar viral (ngarep)", "Emang dia gak ada kerjaan lain selain keret ya? (oii pak, saya bukan kernet, saya hanya kernet tembak ehh)", "Kernet Profesional keknya cewek ini dari posisi duduknya (-_-)", "Duh untung gue punya motor, jadi gak harus kek cewek itu, kasian dia digantung (ehh)", "Alamak jelek kali cewek itu, kenapalah ku lihat pemandangan pagi-pagi begitu (malang)", atau mungkin hanya menoleh dan gak peduli karna sudah terlambat juga. "Bodo amat sama cewek menggantung di pintu angkot, aku benci lampu merah"
Atau mungkin masih ada pikiran lain. Aku cuma iseng. Supaya tidak terlalu terpuruk dengan status "cewek kernet" yang kusandang pagi ini. Aku terima ini sebagai nasib. wkwkwk
Sampai di Pringgan, beberapa penumpang turun, tapi aku gak juga dapat tempat yang layak karena ada aja beberapa penumpang ini yang egois. Gak mau sempit-sempitan, bodo amat sama cewek kernet itu mungkin pikirnya.
Seorang Bapak disudut belakang angkot memecahkan suasana hening diangkot kami. Oia, aku baru sadar tak ada layanan musik di angkot ini. Biasa ada, jika beruntung suaranya akan bagus, jika tidak ya nikmati saja perjalanannya. Sebut saja itu nasib. takkan lama kok.
Kembali ke Bapak tadi, dia menelepon. Curhat kepada lae nya. sepertinya cukup dekat, dari nadanya yang bersahabat, tidak tau apa topik pembicaraan mereka, dan bukan urusanku juga, aku cewek kernet sekarang tau.
Lucky me, di Hayam Huruk turun banyak penumpang, akhirnya gue jadi penumpang legal. Yeaay..
Dari perspektif ini, aku bisa lihat jalan didepan sana, eh ternyata supirnya juga aku kenal. Beberapa kali juga pernah mengantar saya. Semacam langganan yang tidak direncanakan.
Kenapa saya ingat? Karena Bapak ini ramah kali, selalu bilang makasi dan hati-hati sama semua penumpangnya. Juga kadang ngasih kembalian padahal biasa juga goceng. Si Bapak dan Si Nenek jadi teman ngobrol yang match didepan sana. Yang paling penting, aku penumpang legal sekarang, sudah punya kedudukan yang sama dengan penumpang lain, dan kursi kernet itu kosong. Baguslah.
Di jalan S.Parman, naiklah seorang ibu dan pemuda yang mungkin kami seumuran atau lebih muda kurasa, kepalanya botak tapi wajahnya melankolis gitu, kek pernah lihat tapi entah dimana, dia duduk disampingku, menghalangi angin, jadi agak gerah. Dan si Ibu duduk di kursi kernet. Cewek-cewek di depanku gak mau bergeser kasi tempat untuk ibu itu, padahal si Ibu udah minta geser. Dasar cewek cantik. Apa susahnya gerah dikit. Mereka gak tau rasanya duduk disana.
Untungnya itu hanya 2 menit, si cewek-cewek turun di Hang tuah. Ternyata mereka anak kuliahan. Dan Cantik. Sudahlah. Si Ibu kini duduk didepanku. Ada yang aneh dengan ibu ini, Rambut panjang keritingnya tergerai, kering dan kusam, seperti kurang terawat. Tapi dia pake pakaian rapi dan bersih, beberapa cicin dan gelang emas yang besar. Yang bikin makin kontras sebenarnya dia pake kaus kasi putih bersih, dan sepatu kain seperti sepatuku waktu SD (ada yang tau sepetuku waktu SD gimana?). Intinya kurang Matching rasanya. Apa ini style korea terbaru? Tapi kurasa tidak, terlalu sopan dan rapi dan tidak cocok. Tapi ya sudah, gak mungkin juga kutanya. Ditampeleng pulak aku.
Terus angkotnya melaju, Si Bapak yang disudut menelepon lagi, awalnya aku gak terlalu memperhatikan, tapi suaranya yang marah menyita perhatianku, katanya "Dokkon hubana da, mangoli ma ho. Nga habis sude dibaenko, lalap dang tammat. Aha? Semester saratus. Dang huboto be i, sai lalap manjalo hepeng, molo dipapulung sude, nga sukkup biaya pesta na. Suru ma imana mangoli, sian au biaya adat na dokkon. 60 juta nga sae i, hape imana lalap mangindo 10 juta sabulan. Nga lam matua au dohot omak na i, manussahi hami do lalap, dang marpikkir imana"
Aku tersenyum tipis juga mengertilah perasaan Si Bapak itu, pagi-pagi udah dibuat pusing sama anaknya yang gak siap-siap kuliahnya. Tapi keren juga Bapak itu, pastilah dah ada cash 60 juta ditangannya sekarang. Pikiranku melayang ke rekeningku, apa kabar dia ya?? Wkwkwkwk
"Pinggir Bang", Si Ibu kaus kaki tadi mengalihkan perhatianku. Dengan kerepotan dia mengangkat 3 tas nya.
"Adanya ongkosnya? Kalau gak ada bilang aja terimakasih", kata supir angkot.
Haahhh, ternyata begitu. Sejujurnya, aku tidak tahu persis yang kupikirkan. Setelah si Ibu turun dia bilang makasi dengan lantang. Berulang-ulang.
buat kesimpulanmu sendiri.
Aku mikir gini, si supir pasti udah tau si ibu tadi, tapi tetap dikasi naik. Mungkin sekalian jalan kok pikirnya. Hal Kecil yang so sweet kan?
Perjalanan pun berlanjut, penumpang turun naik, tapi tak sepadat itu lagi. Gak ada lagi yang jadi kernet. Di Depan Uniland Si Pemuda Melankolis itu turun bersama si Bapak yang curhat tadi. Saat melaju Si Bapak supir teriak, "Bang, uangnya lebih ini", "Gak papa Bang", "Oiaa Makasi". Si Pemuda Melankolis ngasih ongkos lebih. Hal Kecil lagi..
Apakah si Pria Melankolis itu merasa bertanggung jawab membayar ongkos ibu Kaos Kaki tadi? Apakah Ibu Kaos Kaki tadi saudaranya? Atau itu adalah caranya semesta bekerja. Hilang dan berganti, Kebaikan akan selalu kembali darimana saja. Mengikhlaskan dan menerima. Aku terdiam, kali ini terpesona dengan Hal kecil yang indah itu.
Aku teringat sekilas, berapa kali aku menyaksikan supir angkot marah-marah pada penumpang yang dirasanya mamberikan ongkos yang tidak sesuai.
Bahkan aku pernah mengurangi ongkosku, tapi aku akan selalu mempertimbangkan jarak tempuh dan energi yang dikeluarkan. Aku membayar sesuai standart yang layak meskipun berkurang dari yang biasa. Apakah aku pelit? Kurasa sih cuma itung-itungan.
Aku sadar deh sekarang. Ampuuun..
Orang baik ada dimana saja, begitu juga orang tidak baik. Dan masing-masing punya cara sendiri untuk memberika kesan bagi orang lain. Jadi teladan atau jadi brengsek. Tapi mereka yang melakukan hal kecil dengan tulus akan lebih mudah diingat oleh banyak orang. Dan sekarang aku ingat Pemuda melankolis itu, dia juga penah melakukan hal yang sama. Hanya saja saat itu ku pikir dia berlebihan, karena supirnya ugal-ugalan. Mungkin supir baik lain yang lebih layak mendapatkannya. Tapi, siapa yang bisa mengatur kebaikan itu datang ke siapa?
Semoga abang supir ugal-ugalan itu mendapat hikmahnya.
Hingga akhirnya, aku adalah penumpang terakhir angkot ini, sejam yang penuh kesan. Tapi aku memutuskan memberikan ongkos standart saja. Semoga Si Bapak dapat sewa banyak didepan sana.
Aku hanya melihat sepanjang pagi ini, aku bukan pemeran utama. Biasanya juga begitu kan? Penonton akan mendapat banyak hikmah. Mungkin suatu hari kita dapat giliran jadi pemeran utama. Semoga kita diberi hikmah yang seperti itu, nurani yang tulus menjadi petunjuk kita untuk melakukan kebaikan.
It's was Suprised me..
Thankyou
Menemukan kedamaian dalam keheningan.. Mengagumi cara sang waktu menjawab. Hingga diakhir perjalanan, Tuhanku kepadaMu aku kembali..
Minggu, 29 Juli 2018
Minggu, 20 Mei 2018
Piso Surit
Saya lahir di sebuah kota kecil si daerah Simalungun. Simaungun itu salah satu suku Batak.
Keunikan kota kelahiran saya ini adalah berada di perbatasan kabupaten Karo dan Dairi.
Sehingga penduduknya juga majemuk, berasal dari berbagai suku. Simalungun, Toba, Karo, Pak-pak, Cina, Jawa, Minang juga ada, itu sih yang pernah saya jumpai.
Keanekaragaman ini secara otomatis juga membentuk keunikan sendiri bagi kami anak-anak yang lahir dan tumbuh besar disana. Khususnya masalah bahasa.
Bahasa yang digunakan masyarakat sehari-hari merupakan percampuran dari bahasa suku-suku tersebutm dan uniknya diterima dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Saya mengetahui hal ini, saat saya bergabung dalam sebuah Pelayanan pemuda Gereja di Kota Medan, yang pasti terdiri dari pemuda Simalungun dari banyak daerah. Mereka selalu menertawakan cara kami yang berasal dari Saribudolok ketika sedang berbicara. Mereka bilang lucu dan aneh, sementara kami juga merasa bahasa dan dialeg mereka juga aneh.
hahaha
Back to Topik..
Karna bertetangga dengan suku lain itulah, saya sedikit mengerti bahasa mereka dan menyukai perbedaan kami.
seperti aku dan kamu *ehhhh
dan secara tidak mudah dijelaskan, saya juga menyukai musik mereka, dan pengen tau juga kekayaan seni mereka.
Pengantar yang panjang bukan?
Maapkan ketidakfokusan saya.
Kali ini, saya mau berbagi ulasan sebuah lagu dari daerah Karo yang saya sangat suka.
kapanpun, dimanapun saya gak pernah bosan dengarnya.
sebenarnya lagu ini memikat hati saat saat mendengar versi arransemen Viky Sianipar.
"Piso Surit".
Sebelumnya saya gak terlalu mengerti tentang musik, saya hanya penikmat. Dan perpaduan musik bang Viky dengan suara kak Mega Sihombing itu mampung meluluhkan hati men. Saya sampai rela berhenti mencuci piring kalau lagu ini diputarkan.
Sangat mudah untuk terhanyut dalam iramanya dan syairnya.
Pesan kerinduan yang menyiksa tersampaikan dengan sukses kedalam hati saya.
ugghhhh..
Namun dilagu ini malah, dia gak bertemu sama orang yang dicintainya itu.
Seperti burung yang menyisulkan kesedihan, memanggil-manggil berharap dia akan mendengar, atau alam akan menyampaikan.
Begitulah rindu, menumbuhkan pengharapan. Bahkan sampai alampun seperti memberikan harapan dalam kesunyiannya.
*Jadi.rindu.saya.men..
Sukak banget deh..
Ini dia sedikit tentang lagu ini. dari wikipedia ni.. heehehe *gak kreatip
Piso Surit adalah salah satu lagu, syair, serta tarian budaya Batak Karo yang menggambarkan seorang pria yang sedang menantikan kedatangan kekasihnya. Penantian tersebut sangat lama dan menyedihkan dan digambarkan seperti burung pincala (burung yang berekor panjang dan pandai bernyanyi) yang sedang memanggil-manggil.
Lagu ini seharusnya dinyanyikan oleh seorang pria. Dari rangkaian lirik lagunya, lebih dapat kesan sang penyanyi adalah seorang pria. Lirik lagu ini juga memberikan kesan bagaimana cara Orang Karo jaman dulu berpacaran.
*Saya coba tambahkan translate dari berbagai sumber
*maap kalo pintar-pintaran. wkwkwk
Piso Surit
Piso Surit, Piso Surit
(Piso Surit, Piso Surit)
terdilo-dilo terpingko-pingko
(Bercuit cuit, memanggil manggil)
lalap la jumpa ras atena ngena
(namun tidak kunjung berjumpa, dengan pujaan hatinya)
i ja kel kena tengahna gundari
(dimanakah dirimu saat ini)
siangna menda turang atena wari
(dan hari pun kini menjelang senja)
entabeh naring mata kena tertunduh
(lelap sekali sepertinya tidurmu)
kami nimaisa turang tangis teriluh
(sementara aku disini menangis menunggumu)
nggo nggo me dagena mulih me gelah kena
(sudahlah, pulang sajalah lah kau)
bage me nindu rupa ari oh turang
(demikianlah yang selalu kau ucapkan)
*bagian ini sebenarnya dinyanyikan diwal kalau versi bang Viky Sianipar
tengah kesain keri lengetna
(Di tengah pekarangan amatlah sunyinya)
remang mekapal turang seh kel bergehna
(Kabut tebal sayang amatlah dinginnya)
tekuak manuk ibabo geligar
(Berkokok ayam di atas kandangnya)
enggo me selpat turang kite-kite ku lepar
(Sudah runtuh sayang jembatan ke seberang)
Piso dalam bahasa Karo sebenarnya berarti pisau dan banyak orang mengira bahwa Piso Surit merupakan nama sejenis pisau khas budaya batak karo. Sebenarnya Piso Surit adalah kicau burung yang suka bernyanyi. Kicau burung ini bila didengar secara saksama sepertinya sedang memanggil-manggil dan kedengaran sangat menyedihkan.
Burung Piso Surit biasanya berkicau di sore hari. Jenis burung tersebut dalam bahasa karo disebut "pincala" bunyinya nyaring dan berulang-ulang
Pit-cuit (cit-cuit)
Pit-cuit (cit-cuit)
*ditirukan.otomatis
hampir mirikan dengan bunyi seperti "piso serit".
*maksa.banget
Kicau burung inilah yang di personifikasi oleh Komponis Nasional Djaga Depari sang pencipta lagu Piso Surit ini.
keren kannn..
cok ko dengarkan aja lagunya.
Versi aransemen bang Viky ya..
Mantaplah Pokoknya
Keunikan kota kelahiran saya ini adalah berada di perbatasan kabupaten Karo dan Dairi.
Sehingga penduduknya juga majemuk, berasal dari berbagai suku. Simalungun, Toba, Karo, Pak-pak, Cina, Jawa, Minang juga ada, itu sih yang pernah saya jumpai.
Keanekaragaman ini secara otomatis juga membentuk keunikan sendiri bagi kami anak-anak yang lahir dan tumbuh besar disana. Khususnya masalah bahasa.
Bahasa yang digunakan masyarakat sehari-hari merupakan percampuran dari bahasa suku-suku tersebutm dan uniknya diterima dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Saya mengetahui hal ini, saat saya bergabung dalam sebuah Pelayanan pemuda Gereja di Kota Medan, yang pasti terdiri dari pemuda Simalungun dari banyak daerah. Mereka selalu menertawakan cara kami yang berasal dari Saribudolok ketika sedang berbicara. Mereka bilang lucu dan aneh, sementara kami juga merasa bahasa dan dialeg mereka juga aneh.
hahaha
Back to Topik..
Karna bertetangga dengan suku lain itulah, saya sedikit mengerti bahasa mereka dan menyukai perbedaan kami.
seperti aku dan kamu *ehhhh
dan secara tidak mudah dijelaskan, saya juga menyukai musik mereka, dan pengen tau juga kekayaan seni mereka.
Pengantar yang panjang bukan?
Maapkan ketidakfokusan saya.
Kali ini, saya mau berbagi ulasan sebuah lagu dari daerah Karo yang saya sangat suka.
kapanpun, dimanapun saya gak pernah bosan dengarnya.
sebenarnya lagu ini memikat hati saat saat mendengar versi arransemen Viky Sianipar.
"Piso Surit".
Sebelumnya saya gak terlalu mengerti tentang musik, saya hanya penikmat. Dan perpaduan musik bang Viky dengan suara kak Mega Sihombing itu mampung meluluhkan hati men. Saya sampai rela berhenti mencuci piring kalau lagu ini diputarkan.
Sangat mudah untuk terhanyut dalam iramanya dan syairnya.
Pesan kerinduan yang menyiksa tersampaikan dengan sukses kedalam hati saya.
ugghhhh..
Namun dilagu ini malah, dia gak bertemu sama orang yang dicintainya itu.
Seperti burung yang menyisulkan kesedihan, memanggil-manggil berharap dia akan mendengar, atau alam akan menyampaikan.
Begitulah rindu, menumbuhkan pengharapan. Bahkan sampai alampun seperti memberikan harapan dalam kesunyiannya.
*Jadi.rindu.saya.men..
Sukak banget deh..
Ini dia sedikit tentang lagu ini. dari wikipedia ni.. heehehe *gak kreatip
Piso Surit adalah salah satu lagu, syair, serta tarian budaya Batak Karo yang menggambarkan seorang pria yang sedang menantikan kedatangan kekasihnya. Penantian tersebut sangat lama dan menyedihkan dan digambarkan seperti burung pincala (burung yang berekor panjang dan pandai bernyanyi) yang sedang memanggil-manggil.
Lagu ini seharusnya dinyanyikan oleh seorang pria. Dari rangkaian lirik lagunya, lebih dapat kesan sang penyanyi adalah seorang pria. Lirik lagu ini juga memberikan kesan bagaimana cara Orang Karo jaman dulu berpacaran.
*Saya coba tambahkan translate dari berbagai sumber
*maap kalo pintar-pintaran. wkwkwk
Piso Surit
Piso Surit, Piso Surit
(Piso Surit, Piso Surit)
terdilo-dilo terpingko-pingko
(Bercuit cuit, memanggil manggil)
lalap la jumpa ras atena ngena
(namun tidak kunjung berjumpa, dengan pujaan hatinya)
i ja kel kena tengahna gundari
(dimanakah dirimu saat ini)
siangna menda turang atena wari
(dan hari pun kini menjelang senja)
entabeh naring mata kena tertunduh
(lelap sekali sepertinya tidurmu)
kami nimaisa turang tangis teriluh
(sementara aku disini menangis menunggumu)
nggo nggo me dagena mulih me gelah kena
(sudahlah, pulang sajalah lah kau)
bage me nindu rupa ari oh turang
(demikianlah yang selalu kau ucapkan)
*bagian ini sebenarnya dinyanyikan diwal kalau versi bang Viky Sianipar
tengah kesain keri lengetna
(Di tengah pekarangan amatlah sunyinya)
remang mekapal turang seh kel bergehna
(Kabut tebal sayang amatlah dinginnya)
tekuak manuk ibabo geligar
(Berkokok ayam di atas kandangnya)
enggo me selpat turang kite-kite ku lepar
(Sudah runtuh sayang jembatan ke seberang)
Piso dalam bahasa Karo sebenarnya berarti pisau dan banyak orang mengira bahwa Piso Surit merupakan nama sejenis pisau khas budaya batak karo. Sebenarnya Piso Surit adalah kicau burung yang suka bernyanyi. Kicau burung ini bila didengar secara saksama sepertinya sedang memanggil-manggil dan kedengaran sangat menyedihkan.
Burung Piso Surit biasanya berkicau di sore hari. Jenis burung tersebut dalam bahasa karo disebut "pincala" bunyinya nyaring dan berulang-ulang
Pit-cuit (cit-cuit)
Pit-cuit (cit-cuit)
*ditirukan.otomatis
hampir mirikan dengan bunyi seperti "piso serit".
*maksa.banget
Kicau burung inilah yang di personifikasi oleh Komponis Nasional Djaga Depari sang pencipta lagu Piso Surit ini.
keren kannn..
cok ko dengarkan aja lagunya.
Versi aransemen bang Viky ya..
Mantaplah Pokoknya
Ni dia youtubenya
Kamis, 17 Mei 2018
You're Beautiful
You're Beautiful
James Blunt
My life is brilliant, My life is brilliant
My love is pure, I saw an angel
Of that I'm sure
She smiled at me on the subway
She was with another man
But I won't lose no sleep on that
'Cause I've got a plan
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
I saw your face in a crowded place
And I don't know what to do
'Cause I'll never be with you
Yes, she caught my eye as we walked on by
She could see from my face that I was
Flyin' high
And I don't think that I'll see her again
But we shared a moment that will last till the end
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
I saw your face in a crowded place
And I don't know what to do
'Cause I'll never be with you
La-la-la-la, La-la-la-la
La-la-la-la, la
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
There must be an angel with a smile on her face
When she thought up that I should be with you
But it's time to face the truth
I will never be with you
Pernah dengar lagu ini?
Coba ingat lagi apa yang kalian rasakan waktu mendengarkan lagu ini..
Romantis, bikin klepek-klepek, bang James itu keknya kagum kali sama kecantikan cewek itu.
Oh.. so sweet..
Pernah lihat video klipnya?
Pernah heran gak kenapa video klipnya malah bang James dingin-dinginan trus loncat lagi dari tebing ke laut. mana lagi hujan pulak. Apa gak dingin bang?
Sebagai seorang yang penasaran, aku kepo dong soal semuanya ini. Apa hubungannya semua itu, kenapa alunan lagu romantis itu malah dibuatin video klip menyedihkan begitu.
Pernah pertama dengar lagu ini, aku pengen muterin juga di pernikahanku nanti (jangan tanya kapan, namanya juga kepikiran. Berkhayal dulu gak papa dong).
itu cuma karna ada kata You're Beautiful nya aja. biar aku merasa paling cantik dihari pernikahanku. semua mata tertuju padaku. hahaha
Namun setelah tau artinya, aku gak mau. Ini memang lagu romantis tapi juga lagu sedih. Sedih karena pada akhirnya mereka takkan pernah bisa sama-sama.
Uhhhhuhuhuhu
Ulasan lagu:
Apakah kamu tipe orang yang bisa jatuh cinta pada pandangan pertama?
Jika ya, mungkin kamu paham apa yang disampaikan lagu ini.
My life is brilliant, My life is brilliant
My love is pure, I saw an angel
Of that I'm sure
She smiled at me on the subway
She was with another man
But I won't lose no sleep on that
'Cause I've got a plan
Disini, bang James berimajinasi. Hal yang menbuat dia berimajinasi adalah kekagumannya pada wanita yang dilihatnya di kereta bawah tanah. Jadi ceritanya si wanita gak sengaja tersenyum kearah dia, random aja sih maksud si cewek, tapi bang James malah kesemsem. Masuk ke hatinya. Tiba-tiba dia merasa senyuman random si cewek itu ditujukan sama dia, senyuman yang seperti malaikat. Lalu bang James merasa hatinya sangat hangat, dipenuhi kebahagiaan, jatuh cinta, dalam.
Namun kondisi saat itu, si wanita ternyata bersama pria lain, kemungkinan pacarnya. (ooochhh) tapi si cowok itu tak menghalangi pandangan bang James ke si cewek. Makanya dibilangnya my Love is pure. Artinya, gak masalah loh, aku yang tresno koe adek..
*sakit ya bang?
Bang James terus berfikir, dia gak mau tidur demi melihat cewek itu.
(beda mah kalo samaku. Baru masuk angkot aja dah molor sampe pernah juga kelewatan. Gak sempat senyam-senyum sama penumpang lain. Lelah, aku sudah lelah. *lhaaa)
Bang James memikirkan sesuatu. Rencana entah apalah dalam pikirannya itu. yang buat dia merasa bahagia, meskipun kenyataannya si cewek itu punya cowok.
Oke mungkin para cowok yang bisa enjelaskan apa yang dipikirkan sama bang James ini.
Kalo dari sudut pandang cewek, saat liat gebetan ternyata udah punya cowok, biasanya si cewek bakalan baper, nangis dalam hati, curhat ke teman-temannya, merasa tersakiti dan sebagainya, dan sebagainya. Atau paling ekstrim mungkin melabrak mereka berduaan. *bukan.saya.sumpah.deh
Namun cowok memang punya pemikiran lain. Ingat lagu sebelum janur kuning melengkung? Yah, itu hasil pikiran gila cowok. Cowok memang jadi gila kalau menyangkut cewek yang ditaksirnya. Ingat, Hanya ketika ditaksir. Setelah jadi pacar udah waras dia. Gantian si cewek yang gila. *apaansiih?
Lanjutlah ya..
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
I saw your face in a crowded place
And I don't know what to do
'Cause I'll never be with you
Ini dia. Cinta dalam hati. Kagum dalam hati. Sakit dalam hati.
Memang sih, kenyataannya ada beberapa hal yang seharusnya tidak usah diungkapkan. Apalagi pada saat tidak terlalu tepat. Pernah begitu?
Canggung, trus jadi diam-diaman. Malu sendiri. Menghilang.
Itu adalah rumusan paling umum saat moment canggung untuk menyelamatkan diri.
Memendam dalam hati memang tidak enak, tapi itu lebih baik daripada mengatakannya tapi malah dianggap aneh sama orang lain. Bayangkan aja situasi bang James saat itu. cewek itu sama pacarnya didatangi bang James yang gak dikenalnya trus bilang “ Kau cantik”. Dirobek-robek pacarnya tipis kau bang. Entahpun bang James itu gak kenal juga sama cewek itu. Cuma karena senyum random itu, (Hati-hati wek.. senyum jangan sembarangan, nanti ada yag kepincut bahaya. Kasian cowokmu.)
Baiknya sih, disini bang James sadar, dia baiknya memang diam, karena dia gak mungkin sama cewek itu. *aihh bang, sama adek aja siniiii
Yes, she caught my eye as we walked on by
She could see from my face that I was
Flyin' high
And I don't think that I'll see her again
But we shared a moment that will last till the end
Baiklah yang ini asli ngenes banget. Tingkat kebaperannya diatas rata-rata. Bayangkanlah coba, padahal bang James cuma lewat ajanya, mau turun kkurasa, trus dilihat si cewek. Itu hal biasa sebenarnya. Biasa kali pun, sampai kita gak sadar sebenarnya sudah melakukannya. Kaya berkedip, bernafas, ketawa kalo ada yang lucu. Natural banget. Alami banget. Tapi bagi bang James, itu mampu membuat hatinya terbang tinggi. Trus jatuh. Saat dia sudah turun dari kreta, bang Jemas pun sadar, kebahagiannya juga akan hilang dan mereka gak akan ketemu lagi. tapi moment itu sungguh berarti buat bang James sampai titik penghabisan. Moment yang sebelah pihak itu. *huhuhuhhu
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
There must be an angel with a smile on her face
When she thought up that I should be with you
But it's time to face the truth
I will never be with you
But it's time to face the truth
I will never be with you
Kesimpulannya.. kenyataannya..
Gila banget.
Cuma karena ketemu di kreta malam bisa buat lagu sebaper ini.
Pikiran para seniman emang random banget. Dan gilanya mampu membuat baper penikmatnya.
Jika kamu sudah lihat video klipnya, itu menambah kesedihan yang di dirasakan bang James. Udaha dingin di salju dan lagi hujan iu gak membuat bang James menggigil kedinginan. Hatinya sepertinya sudah hangat sekali saat itu dengan rasa cinta.
Namun bahagia sesaat itu akan berakhir oleh kenyataan. Dan tidak semua orang bisa menerima kenyataan.
Semua yang di awali pasti akan diakhiri.
tapi berakhir lebih baik daripada gak tau apakah harus menunggu bang.
setidaknya abang lebih berani menerima kenyataan daripada aku.
sama-sama menemukan keindahan yang semu, mungkin punya orang-mungkin punyaku. mungkin bukan punya siapa-siapa.
*curhat
Yang tabah ya bang James
Aku disini mengerti perasaanmu.
Tapi cobalah untuk menjelaskan bang,
Kalo susah ngomong langsung, pake lagu juga boleh.
Tapi kasi waktu memahami maksud lagu abang ya..
Asal jangan diam ajalah abang. Atau ganti status si sosial media.
Nanti jadi salah tafsir yang merasa bang. Taulah abang yang merasa ini, semuanya dipikirkan, sampe yang gak abang pikirkan kianpun terpikirkannya.
Sudahlah ya bang..
Makasi lo lagunya,
Aku tau ini gak untuk aku kok.
Gak sempat aku senyam-senyum diangkot. hehehe
see you next cerita
My life is brilliant, My life is brilliant
My love is pure, I saw an angel
Of that I'm sure
She smiled at me on the subway
She was with another man
But I won't lose no sleep on that
'Cause I've got a plan
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
I saw your face in a crowded place
And I don't know what to do
'Cause I'll never be with you
Yes, she caught my eye as we walked on by
She could see from my face that I was
Flyin' high
And I don't think that I'll see her again
But we shared a moment that will last till the end
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
I saw your face in a crowded place
And I don't know what to do
'Cause I'll never be with you
La-la-la-la, La-la-la-la
La-la-la-la, la
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
There must be an angel with a smile on her face
When she thought up that I should be with you
But it's time to face the truth
I will never be with you
Pernah dengar lagu ini?
Coba ingat lagi apa yang kalian rasakan waktu mendengarkan lagu ini..
Romantis, bikin klepek-klepek, bang James itu keknya kagum kali sama kecantikan cewek itu.
Oh.. so sweet..
Pernah lihat video klipnya?
Pernah heran gak kenapa video klipnya malah bang James dingin-dinginan trus loncat lagi dari tebing ke laut. mana lagi hujan pulak. Apa gak dingin bang?
Sebagai seorang yang penasaran, aku kepo dong soal semuanya ini. Apa hubungannya semua itu, kenapa alunan lagu romantis itu malah dibuatin video klip menyedihkan begitu.
Pernah pertama dengar lagu ini, aku pengen muterin juga di pernikahanku nanti (jangan tanya kapan, namanya juga kepikiran. Berkhayal dulu gak papa dong).
itu cuma karna ada kata You're Beautiful nya aja. biar aku merasa paling cantik dihari pernikahanku. semua mata tertuju padaku. hahaha
Namun setelah tau artinya, aku gak mau. Ini memang lagu romantis tapi juga lagu sedih. Sedih karena pada akhirnya mereka takkan pernah bisa sama-sama.
Uhhhhuhuhuhu
Ulasan lagu:
Apakah kamu tipe orang yang bisa jatuh cinta pada pandangan pertama?
Jika ya, mungkin kamu paham apa yang disampaikan lagu ini.
My life is brilliant, My life is brilliant
My love is pure, I saw an angel
Of that I'm sure
She smiled at me on the subway
She was with another man
But I won't lose no sleep on that
'Cause I've got a plan
Disini, bang James berimajinasi. Hal yang menbuat dia berimajinasi adalah kekagumannya pada wanita yang dilihatnya di kereta bawah tanah. Jadi ceritanya si wanita gak sengaja tersenyum kearah dia, random aja sih maksud si cewek, tapi bang James malah kesemsem. Masuk ke hatinya. Tiba-tiba dia merasa senyuman random si cewek itu ditujukan sama dia, senyuman yang seperti malaikat. Lalu bang James merasa hatinya sangat hangat, dipenuhi kebahagiaan, jatuh cinta, dalam.
Namun kondisi saat itu, si wanita ternyata bersama pria lain, kemungkinan pacarnya. (ooochhh) tapi si cowok itu tak menghalangi pandangan bang James ke si cewek. Makanya dibilangnya my Love is pure. Artinya, gak masalah loh, aku yang tresno koe adek..
*sakit ya bang?
Bang James terus berfikir, dia gak mau tidur demi melihat cewek itu.
(beda mah kalo samaku. Baru masuk angkot aja dah molor sampe pernah juga kelewatan. Gak sempat senyam-senyum sama penumpang lain. Lelah, aku sudah lelah. *lhaaa)
Bang James memikirkan sesuatu. Rencana entah apalah dalam pikirannya itu. yang buat dia merasa bahagia, meskipun kenyataannya si cewek itu punya cowok.
Oke mungkin para cowok yang bisa enjelaskan apa yang dipikirkan sama bang James ini.
Kalo dari sudut pandang cewek, saat liat gebetan ternyata udah punya cowok, biasanya si cewek bakalan baper, nangis dalam hati, curhat ke teman-temannya, merasa tersakiti dan sebagainya, dan sebagainya. Atau paling ekstrim mungkin melabrak mereka berduaan. *bukan.saya.sumpah.deh
Namun cowok memang punya pemikiran lain. Ingat lagu sebelum janur kuning melengkung? Yah, itu hasil pikiran gila cowok. Cowok memang jadi gila kalau menyangkut cewek yang ditaksirnya. Ingat, Hanya ketika ditaksir. Setelah jadi pacar udah waras dia. Gantian si cewek yang gila. *apaansiih?
Lanjutlah ya..
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
I saw your face in a crowded place
And I don't know what to do
'Cause I'll never be with you
Ini dia. Cinta dalam hati. Kagum dalam hati. Sakit dalam hati.
Memang sih, kenyataannya ada beberapa hal yang seharusnya tidak usah diungkapkan. Apalagi pada saat tidak terlalu tepat. Pernah begitu?
Canggung, trus jadi diam-diaman. Malu sendiri. Menghilang.
Itu adalah rumusan paling umum saat moment canggung untuk menyelamatkan diri.
Memendam dalam hati memang tidak enak, tapi itu lebih baik daripada mengatakannya tapi malah dianggap aneh sama orang lain. Bayangkan aja situasi bang James saat itu. cewek itu sama pacarnya didatangi bang James yang gak dikenalnya trus bilang “ Kau cantik”. Dirobek-robek pacarnya tipis kau bang. Entahpun bang James itu gak kenal juga sama cewek itu. Cuma karena senyum random itu, (Hati-hati wek.. senyum jangan sembarangan, nanti ada yag kepincut bahaya. Kasian cowokmu.)
Baiknya sih, disini bang James sadar, dia baiknya memang diam, karena dia gak mungkin sama cewek itu. *aihh bang, sama adek aja siniiii
Yes, she caught my eye as we walked on by
She could see from my face that I was
Flyin' high
And I don't think that I'll see her again
But we shared a moment that will last till the end
Baiklah yang ini asli ngenes banget. Tingkat kebaperannya diatas rata-rata. Bayangkanlah coba, padahal bang James cuma lewat ajanya, mau turun kkurasa, trus dilihat si cewek. Itu hal biasa sebenarnya. Biasa kali pun, sampai kita gak sadar sebenarnya sudah melakukannya. Kaya berkedip, bernafas, ketawa kalo ada yang lucu. Natural banget. Alami banget. Tapi bagi bang James, itu mampu membuat hatinya terbang tinggi. Trus jatuh. Saat dia sudah turun dari kreta, bang Jemas pun sadar, kebahagiannya juga akan hilang dan mereka gak akan ketemu lagi. tapi moment itu sungguh berarti buat bang James sampai titik penghabisan. Moment yang sebelah pihak itu. *huhuhuhhu
You're beautiful, You're beautiful
You're beautiful, it's true
There must be an angel with a smile on her face
When she thought up that I should be with you
But it's time to face the truth
I will never be with you
But it's time to face the truth
I will never be with you
Kesimpulannya.. kenyataannya..
Gila banget.
Cuma karena ketemu di kreta malam bisa buat lagu sebaper ini.
Pikiran para seniman emang random banget. Dan gilanya mampu membuat baper penikmatnya.
Jika kamu sudah lihat video klipnya, itu menambah kesedihan yang di dirasakan bang James. Udaha dingin di salju dan lagi hujan iu gak membuat bang James menggigil kedinginan. Hatinya sepertinya sudah hangat sekali saat itu dengan rasa cinta.
Namun bahagia sesaat itu akan berakhir oleh kenyataan. Dan tidak semua orang bisa menerima kenyataan.
Semua yang di awali pasti akan diakhiri.
tapi berakhir lebih baik daripada gak tau apakah harus menunggu bang.
setidaknya abang lebih berani menerima kenyataan daripada aku.
sama-sama menemukan keindahan yang semu, mungkin punya orang-mungkin punyaku. mungkin bukan punya siapa-siapa.
*curhat
Yang tabah ya bang James
Aku disini mengerti perasaanmu.
Tapi cobalah untuk menjelaskan bang,
Kalo susah ngomong langsung, pake lagu juga boleh.
Tapi kasi waktu memahami maksud lagu abang ya..
Asal jangan diam ajalah abang. Atau ganti status si sosial media.
Nanti jadi salah tafsir yang merasa bang. Taulah abang yang merasa ini, semuanya dipikirkan, sampe yang gak abang pikirkan kianpun terpikirkannya.
Sudahlah ya bang..
Makasi lo lagunya,
Aku tau ini gak untuk aku kok.
Gak sempat aku senyam-senyum diangkot. hehehe
see you next cerita
Sabtu, 12 Mei 2018
Kasih itu Gila
Jelas-jelas ini sebuah euforia..
Topik yang mencuri perhatianku beberapa waktu belakangan ini adalah tentang seorang "Teman Hidup"
Perjalanan melelahkan yang selalu mencuri duapertiga emosi jiwa dan raga semua orang.
Siapa yang tau tentang seseorang yang akan mendampingi hidupmu.
Yang untuknya kau melakukan hal "gila" bagi netizen. *LOL
Siapa yang peduli tentang netizen.
Saat seseorang itu sudah dihadapanmu, akan muncul pertanyaan "apakah dia memang yang terbaik untukku? Dan apakah aku yang terbaik untuknnya?"
Yah..
Pertanyaan yang melelahkan.
Namun, hal gila itu justru sungguh membahagiakanmu.
Memikirkannya, menangisinya, mendoakannya, bahkan meragukannya juga merupakan sebuah perjalanan.
Perjalanan menuju sebuah keyakinan bahwa dialah orangnya.
Sebuah hal paling gila lagi yang pernah terpikirkan adalah ketika kita yang meragukan diri sendiri.
Pernahkah kau merasa meragukan dirimu untuk seseorang yang kau cintai?
Apakah kau akan sanggup membahagiakannya saat kau jugalah yang akan menyakitinya.
*Woooahh
Saat mencintai seseorang dengan ketidaksempurnaan yang kita miliki, maka bersiaplah untuk menerima kenyataan itu.
Yahh setiap orang akan meragukan dirinya atas ketidaksempurnaannya.
Karena hakikat mencintai adalah kebahagiaan.
Namun, ini adalah perjalanan.
Jika kau sanggup memaafkan dirimu dan berani untuk mencintai dengan ketidaksempurnaanmu, itulah cinta sejati.
Berhati-hatilah kawan. Perjalanan ini tidak akan mudah. Percayalah.
Bagian terberatnya adalah ketika kau berusaha meyakinkan pria/wanita mu untuk berjuang mencintai dirimu dalam ketidaksempurnaannya.
Ketidaksempurnaannya jelas akan menyakitimu. Namun kau ingin dia membahagiakanmu oleh cintanya yang rapuh, itulah bagian yang paling tidak masuk akal namun yang paling kau inginkan saat sudah menemukan pria/wanitamu.
(You got it?)
Aku kesulitan menyederhanakan maksudku ini.
Semoga kalian mengerti.
Jika tadi adalah hal gila, maka aku akan bilangkan hal paling beratnya.
Siap?
Yakin?
Baiklah jika kalian memaksa.
Bagian terberatnya adalah saat kau akan merasakannya seumur hidupmu.
Percayalah, ungkapan kata "Cinta" tidak akan ada maknanya saat itu terjadi.
Itu yang membuat jiwa-jiwa terguncang.
Keraguan muncul berbaris-baris dan berlapis-lapis.
Menggerogoti keyakinanmu, kesiapanmu, kemantapanmu.
Membayangkan masa depanmu yang suram dengan pria/wanita mu yang rapuh itu. Yang sewaktu-waktu akan menyakitimu, menggoyahkan lututmu, menghancurkan eksistensimu.
*Ternganga
Namun,
Berita baiknya, cinta adalah cinta.
Mari baca sejenak 1 Korintus 13:1-13
Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran.
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.
Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
You got it??
Kasih itu Hal paling "Gila", paling "tidak masuk akal", namun paling "Indah" yang dikaruniakan Tuhan bagi Kita.
Siapalah yang sanggup? Siapalah yang siap? Siapalah yang paling yakin dengan Cinta yang dimiliknya?
Jawabannya "Tak Seorangpun". Kalo ada yg ngaku-ngaku segeralah E V A L U A S I diri..
Hanya kasih Tuhan yang memampukan kita untuk mencintai pria/wanita kita dengan sempurna.
Sempurna yang bahkan sesungguhnya tidak sempurna karna dosa kita.
*Lagi-lagi dosa. Hemanglaaaa kau dosa..
Kasih Tuhan yang memampukan kita mengampuni, kasih Tuhan yang memampukan kita menerima, Kasih Tuhan yang memampukan kita mencintai.
Sepanjang jalan, sepanjang perjalanan, sepanjang kenangan, hanya Kasih Tuhan yang memampukan kita melakukan "HAL GiLA" itu.
Yahh..
Terimakasih telah memperkenalkan kasih Tuhan yang "GILA" itu..
Sungguh tak satupun kasih manusia akan sempurna tanpaNya.
Jika kau saat ini masih meragukan keberadaan kasihmu, berdoalah minta hikmat.
Setiap orang punya dan pasti bisa mengasihi Karena Tuhan.
Aku juga mau share ini, sebuah puisi dalam bentuk doa. Yang bagiku sewaktu-waktu menegur saat aku dilema tentang kasih yang kumiliki untuk pria yang kukasihi.
Dan selamat berdoa..
Pujaan hatiku memuji Tuhanku
Tuhanku…
Aku berdoa untuk seseorang yang akan menjadi bagian dalam hidupku..
seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu..
seseorang yang akan meletakkanku pada posisi kedua dalam hatinya setelah Engkau..
seseorang yang hidup bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi hidup untuk-Mu..
Wajah yang menarik dan daya tarik fisik tidaklah penting.
Yang paling penting ialah “sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau”
“dan memiliki keinginan untuk serupa dengan Engkau”, dan ia haruslah mengetahui bahwa hidupnya hanyalah untuk memuliakan nama-Mu..
Ia adalah seseorang yang tidak hanya mengasihiku tetapi juga menghormatiku..
Seseorang yang tidak hanya memujaku, tapi juga menasehatiku ketika aku berbuat salah.
Seseorang yang menjadi sahabat terbaikku dalan tiap waktu dan situasi..
“Aku tidak meminta sempurna, namun Engakulah yang membentuknya sempurna dihadapan-Mu”. “Ketika dia membutuhkan dukungan, aku ada sebagai peneguhnya dan doaku adalah penopang hidupnya”. Sehingga ketika aku ada, hidupnya menjadi sempurna. Dan kebersamaan kamihanyalah untuk memuliakan dan menyenangkan-Mu.
Dan aku meminta,
berikanlah aku hati yang sungguh-sungguh mengasihi-Mu lebih dari apapun, sehingga aku dapat mengasihinya dengan kasih-Mu..
Berikanlah aku Roh-Mu yang lembut, sehingga kecantikan datang bukan dari luar diriku.
Berikanlah aku tangan-Mu sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku mata-Mu, sehingga aku dapat melihat dia yang Kau berikan padaku dan aku juga melihat banyak hal baik dalam dirinya, bukan hanya yang buruk saja.
Berikanlah aku bibir-Mu, agar aku dapat tersenyum padanya setiap hari.
Dan bilamana kami bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
“Betapa Besarnya Engkau Tuhan, karena Engkau telah memberikan kepadaku seorang yang dapat membuatku menjadi sempurna”. Aku yakin bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu-Mu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya..
Amin..
Topik yang mencuri perhatianku beberapa waktu belakangan ini adalah tentang seorang "Teman Hidup"
Perjalanan melelahkan yang selalu mencuri duapertiga emosi jiwa dan raga semua orang.
Siapa yang tau tentang seseorang yang akan mendampingi hidupmu.
Yang untuknya kau melakukan hal "gila" bagi netizen. *LOL
Siapa yang peduli tentang netizen.
Saat seseorang itu sudah dihadapanmu, akan muncul pertanyaan "apakah dia memang yang terbaik untukku? Dan apakah aku yang terbaik untuknnya?"
Yah..
Pertanyaan yang melelahkan.
Namun, hal gila itu justru sungguh membahagiakanmu.
Memikirkannya, menangisinya, mendoakannya, bahkan meragukannya juga merupakan sebuah perjalanan.
Perjalanan menuju sebuah keyakinan bahwa dialah orangnya.
Sebuah hal paling gila lagi yang pernah terpikirkan adalah ketika kita yang meragukan diri sendiri.
Pernahkah kau merasa meragukan dirimu untuk seseorang yang kau cintai?
Apakah kau akan sanggup membahagiakannya saat kau jugalah yang akan menyakitinya.
*Woooahh
Saat mencintai seseorang dengan ketidaksempurnaan yang kita miliki, maka bersiaplah untuk menerima kenyataan itu.
Yahh setiap orang akan meragukan dirinya atas ketidaksempurnaannya.
Karena hakikat mencintai adalah kebahagiaan.
Namun, ini adalah perjalanan.
Jika kau sanggup memaafkan dirimu dan berani untuk mencintai dengan ketidaksempurnaanmu, itulah cinta sejati.
Berhati-hatilah kawan. Perjalanan ini tidak akan mudah. Percayalah.
Bagian terberatnya adalah ketika kau berusaha meyakinkan pria/wanita mu untuk berjuang mencintai dirimu dalam ketidaksempurnaannya.
Ketidaksempurnaannya jelas akan menyakitimu. Namun kau ingin dia membahagiakanmu oleh cintanya yang rapuh, itulah bagian yang paling tidak masuk akal namun yang paling kau inginkan saat sudah menemukan pria/wanitamu.
(You got it?)
Aku kesulitan menyederhanakan maksudku ini.
Semoga kalian mengerti.
Jika tadi adalah hal gila, maka aku akan bilangkan hal paling beratnya.
Siap?
Yakin?
Baiklah jika kalian memaksa.
Bagian terberatnya adalah saat kau akan merasakannya seumur hidupmu.
Percayalah, ungkapan kata "Cinta" tidak akan ada maknanya saat itu terjadi.
Itu yang membuat jiwa-jiwa terguncang.
Keraguan muncul berbaris-baris dan berlapis-lapis.
Menggerogoti keyakinanmu, kesiapanmu, kemantapanmu.
Membayangkan masa depanmu yang suram dengan pria/wanita mu yang rapuh itu. Yang sewaktu-waktu akan menyakitimu, menggoyahkan lututmu, menghancurkan eksistensimu.
*Ternganga
Namun,
Berita baiknya, cinta adalah cinta.
Mari baca sejenak 1 Korintus 13:1-13
Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran.
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.
Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
You got it??
Kasih itu Hal paling "Gila", paling "tidak masuk akal", namun paling "Indah" yang dikaruniakan Tuhan bagi Kita.
Siapalah yang sanggup? Siapalah yang siap? Siapalah yang paling yakin dengan Cinta yang dimiliknya?
Jawabannya "Tak Seorangpun". Kalo ada yg ngaku-ngaku segeralah E V A L U A S I diri..
Hanya kasih Tuhan yang memampukan kita untuk mencintai pria/wanita kita dengan sempurna.
Sempurna yang bahkan sesungguhnya tidak sempurna karna dosa kita.
*Lagi-lagi dosa. Hemanglaaaa kau dosa..
Kasih Tuhan yang memampukan kita mengampuni, kasih Tuhan yang memampukan kita menerima, Kasih Tuhan yang memampukan kita mencintai.
Sepanjang jalan, sepanjang perjalanan, sepanjang kenangan, hanya Kasih Tuhan yang memampukan kita melakukan "HAL GiLA" itu.
Yahh..
Terimakasih telah memperkenalkan kasih Tuhan yang "GILA" itu..
Sungguh tak satupun kasih manusia akan sempurna tanpaNya.
Jika kau saat ini masih meragukan keberadaan kasihmu, berdoalah minta hikmat.
Setiap orang punya dan pasti bisa mengasihi Karena Tuhan.
Aku juga mau share ini, sebuah puisi dalam bentuk doa. Yang bagiku sewaktu-waktu menegur saat aku dilema tentang kasih yang kumiliki untuk pria yang kukasihi.
Dan selamat berdoa..
Pujaan hatiku memuji Tuhanku
Tuhanku…
Aku berdoa untuk seseorang yang akan menjadi bagian dalam hidupku..
seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu..
seseorang yang akan meletakkanku pada posisi kedua dalam hatinya setelah Engkau..
seseorang yang hidup bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi hidup untuk-Mu..
Wajah yang menarik dan daya tarik fisik tidaklah penting.
Yang paling penting ialah “sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau”
“dan memiliki keinginan untuk serupa dengan Engkau”, dan ia haruslah mengetahui bahwa hidupnya hanyalah untuk memuliakan nama-Mu..
Ia adalah seseorang yang tidak hanya mengasihiku tetapi juga menghormatiku..
Seseorang yang tidak hanya memujaku, tapi juga menasehatiku ketika aku berbuat salah.
Seseorang yang menjadi sahabat terbaikku dalan tiap waktu dan situasi..
“Aku tidak meminta sempurna, namun Engakulah yang membentuknya sempurna dihadapan-Mu”. “Ketika dia membutuhkan dukungan, aku ada sebagai peneguhnya dan doaku adalah penopang hidupnya”. Sehingga ketika aku ada, hidupnya menjadi sempurna. Dan kebersamaan kamihanyalah untuk memuliakan dan menyenangkan-Mu.
Dan aku meminta,
berikanlah aku hati yang sungguh-sungguh mengasihi-Mu lebih dari apapun, sehingga aku dapat mengasihinya dengan kasih-Mu..
Berikanlah aku Roh-Mu yang lembut, sehingga kecantikan datang bukan dari luar diriku.
Berikanlah aku tangan-Mu sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku mata-Mu, sehingga aku dapat melihat dia yang Kau berikan padaku dan aku juga melihat banyak hal baik dalam dirinya, bukan hanya yang buruk saja.
Berikanlah aku bibir-Mu, agar aku dapat tersenyum padanya setiap hari.
Dan bilamana kami bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
“Betapa Besarnya Engkau Tuhan, karena Engkau telah memberikan kepadaku seorang yang dapat membuatku menjadi sempurna”. Aku yakin bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu-Mu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya..
Amin..
Selasa, 13 Maret 2018
PENGAMPUNAN
Bicara tentang pengampunan.
Gak perlu alasan muluk untuk membenci seseorang. Sensi sikit ditambah kompor-kompor sumbu 16 pun udah cukup bikin panas. Senggol sikit, bacok.
Segitu gampangnya membenci sesuatu.
Tulisan tentang Pengampunan ini diilhami dari kumpulan cerita, kisah dan kejadian-kejadian yang terjadi disekitar penulis. Baik Online, Offline maupun Live (Streaming).*LOL
Semoga bermanfaat.
(Yang pertama) Beberapa saat lalu saat main-main fesbuk. Perhatianku terhenti di beranda kak Dedek Scatter Damanik. (aku masih penasaran kenapa namanya Scatter) dan dengan serius baca postingan kakak itu yang berjudul “Membenci maka Berperang” kisah tentang kegiatan benci membenci dalam keluarga.
Aku terkagum, tulisannya nyata dan berani (aku belum seberani itu). Melalui tulisan ini perenunganku dimulai. Topik Kebencian dan Peperangan mengingatkanku pada sebuah film yang pernah ku nonton. Aku sampe nanya Edak Maria karna lupa judulnya.
(Yang Kedua) Judul filmnya "Freetown" (direkomendasikan untuk ditonton)
Ada satu kutipan percakapan difilm itu yang selalu teringat-ingat dikepalaku. Yaitu, saat para missionaris dan warga bersembunyi dari serangan orang-orang bersenjata, seorang anak kecil bertanya kepada salah satu missionaris itu.
“Mengapa mereka melakukan hal itu?" (red: membunuh, melukai, menyiksa orang lain)
"Karena beberapa orang diajari untuk membenci”.
“Oleh siapa?”.
“Oleh orang-orang yang dibenci”.
Ciyus.. Hatiku miris. Seorang anak kecil yang pingin tau. tapi gak paham. Mungkin dia masih bingung maksudnya si missionaris itu apa. (karena abis nanya itu, dia tidur. sakit kepala mungkin) (so, you got it??)
Kebencian membuat penderitaan, merusak perdamaian dan kebencian diwariskan. Tanpa alasan spesifik. Taat saja. lakukan saja. Gak perlu banyak tanya.
Sehingga, atas dasar urusan pribadi/keluarga/kelompok/organisasi, munculah ujaran-ujaran kebencian. Kelakuan yang dengan sengaja menyakiti. Perkataan yang singgung menyinggung. Komentar - komentar pedas para netizen. On line dan off line. Nyata dan Maya dan jajaran “keluarga besar” kebencian-kebencian datang bergantian, menambah, menimbun, menunggu untuk meledak.
(Yang Ketiga) Lalu aku melihat kedalam diriku. Aku juga gitu, pandai menemukan alasan untuk membenci seseorang dan lebih pandai mengembangkannya dalam hati. Lalu secara alami dan tidak disadari aku memeliharanya, makin lama makin menumpuk. Hingga mengganggu kejiwaan (hayoo). Selalu kepikiran, emosian, tidak tenang, mengutuk dalam hati. Marah sendiri, tersakiti sendiri. Uring-uringan sendiri. Gak tontangla pokoknya.. (*Simalungun style)
Trus gak sengaja terkepoi ku lah orang yang ku benci itu. kulihat kayaknya bahagianya hidupnya, lancar usahanya, banyak uangnya. Makin panaslah hati inikan. *nyesal kepo
Apa ku bakar aja sampah depan rumahnya pikirku. (Tuing)
Enggaklah.. aku gak mau senekat itu. Tapi aku juga gak berani melabrak.
*FYI Pada dasarnya aku orang baik. level 6 la dari 10 poin, jadi bukan jenis parbada. Karena langsung turun tensiku kalau emosian. *LOL
Nasib orang-orang introvertlah yaaa, memendam, mencintai perdamaian dengan kata lain merusak diri sendiri dari dalam. *Heeee
(Back to topik) Ternyata gak ada efeknya sama orang itu semua dampak kebencian yang kurasakan itu. Baik-baik sajanya hidupnya ku lihat. Jadi kasihan aku sama diriku sendiri. *Hahahaha
Lalu ku renungkan,, ini masalahku. Aku yang benci dia, sementara dia gak merasa punya salah samaku. Benci Bertepuk Sebelah Tangan. Sama sakitnya dengan Cinta Bertepuk Sebelah Tangan. Nyesak kali lah waktu tau kenyataan ini. Aku yang merasa melakukan hal bodoh dan tapi ku biarkan pulaknya. Masih gitunya terus.. *miris
(Yang Keempat) Dan hari ini, aku teringat sharing firman kami sewaktu Jam Doa KMS senin lalu.
Dari Matius 22:37-40
37. Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
38. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
40. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”
Aku udah sering dengar ini. Setiap minggu kurasa. Udah hapal matilahhh.. (sombong)
“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu”
mu.. mu... mu... Ini bicara tentang diriku. Yang kupunya. Satu-satunya yang mutlak bisa ku kendalikan. Yang bisa kuputuskan menggunakan itu untuk mengasihi atau membenci. Mengasihi Tuhan Allah dengan hati, jiwa dan akal budi kita. Yang konon sudah tercemar oleh kebencian.
Hatiku bilang “Julika, are you kidding me???”
Mari evaluasi.. E-VA-LU-A-SI..
“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”
Sementara memelihara kebencian dalam hatipun merupakan tindakan tidak mengasihi diri sendiri. Konon lagi mengasihi orang lain. Bohong kali laaa kita bisa mengasihi orang lain, tapi tidak mengasihi diri sendiri.
Itu bukan mengasihi, tapi mengasihani.
bukan ingin dikasihi, tapi dikasihani.
(ceileee ngomongnya sok paten)
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi
Kasih itu dasarnya pasti. Kasih dari Tuhan Allah.
Seiring berkembangnya dunia yang fana ini. Hukum-hukum juga mengalami penyesuaian. Kebijakan dan usaha-usaha manusia dalam menciptakan perdamaian juga mengalami penyesuaian. "Menurut pendapatku" adalah tameng bagi orang-orang untuk menyelamatkan diri dari pendapat-pendapatnya yang dirasanya benar. bebas berpendapat bung. Ini Negara Demokrasi.
Namun yang pasti. Kebencian ini sudah merusak hukum perdamaian itu. Terlalu banyak revisi sehingga tidak lagi mengacu pada dasar yang sesungguhnya yaitu “Mengasihi Tuhan Allah dan mengasihi sesama manusia seperti dirimu sendiri”
(Yang Kelima) Aku pernah dengar quotes “Bukan “GIGITAN”nya yang membunuhmu. Tapi “BISA”nya.”Kebencian itu seperti bisa ular. Bergerak lambat tapi pasti mematikan. Terlambat menangani ya lewat. (aku liat ditipi-tipi).
Saat aku membenci seseorang, hal itu terus menyakitiku. Apapun yang dilakukan orang itu menyakitiku, meskipun cuma sekedar update status yang sama sekali gak ada hubungannya samaku. Sempat-sempatnya hatiku bilang “ko tengokla, bisa-bisanya dia bahagia tanpamu”. Gila gak? Segitu sensitifnya. Terkadang pengen rasanya menghapus dia dari muka bumi ini. Melawan Tuhan. (BOOMM!!)
Kelanjutan sharing kami kemarin (Sambungan Yang Keempat), membuka pandangan primitifku tentang pengampunan.
Pengampunan yang selama ini ku lakukan adalah, supaya hubungan yang rusak jadi baik. Supaya dia gak merasa bersalah lagi atas kesalahannya (jika sitersangka minta maaf). Dan karena aku orang Kristen diperintahkan untuk mengampuni.
Hal yang luput dari “akal budiku yang penuh dosa ini” adalah,
Pengampunan itu kebutuhanku. Yaaahhh … Aku terlalu munafik untuk mengakuinya. Merasa aku itu sudah baik dengan mengampuni orang lain. Melupakan kesalahan dan memulai cerita yang baru. Aku meyakini bahwa aku akan baik-baik saja.
yaahhh memang. Sampai aku merasa tidak baik-baik saja.
(hanya beberapa saat rasa “baik-baik saja” itu tinggal)
Saat perlakuan yang sama kuterima lagi, aku dua kali lipat membenci. Dua kali lipat marah. Dua kali lipat memendam. Tensiku dua kali lipat turun.
Hancur kali rasanya. Aku mengampuni orang lain tapi tidak mengampuni diriku sendiri.
Begitu cara Tuhan membuatku mengerti. Dengan menghancurkan kesombonganku.
Aku perlu mengampuni diriku sendiri untuk membuang rasa benci itu, “bisa” yang tertinggal itu.
Mari evaluasi.. E-VA-LU-A-SI..
“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”
Sementara memelihara kebencian dalam hatipun merupakan tindakan tidak mengasihi diri sendiri. Konon lagi mengasihi orang lain. Bohong kali laaa kita bisa mengasihi orang lain, tapi tidak mengasihi diri sendiri.
Itu bukan mengasihi, tapi mengasihani.
bukan ingin dikasihi, tapi dikasihani.
(ceileee ngomongnya sok paten)
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi
Kasih itu dasarnya pasti. Kasih dari Tuhan Allah.
Seiring berkembangnya dunia yang fana ini. Hukum-hukum juga mengalami penyesuaian. Kebijakan dan usaha-usaha manusia dalam menciptakan perdamaian juga mengalami penyesuaian. "Menurut pendapatku" adalah tameng bagi orang-orang untuk menyelamatkan diri dari pendapat-pendapatnya yang dirasanya benar. bebas berpendapat bung. Ini Negara Demokrasi.
Namun yang pasti. Kebencian ini sudah merusak hukum perdamaian itu. Terlalu banyak revisi sehingga tidak lagi mengacu pada dasar yang sesungguhnya yaitu “Mengasihi Tuhan Allah dan mengasihi sesama manusia seperti dirimu sendiri”
K-A-S-I-H
Sampai – sampai ada seseorang/ keluarga/ kelompok/ organisasi/kumpulan yang visinya perdamaian, tapi misinya parbadaan. Ada? Banyak!!! Udah kabur batasannya antara benar dan salah. Yang ada cuma kepentingan dan keuntungan sendiri. (udah kayak orasi di demo-demo!!)(Yang Kelima) Aku pernah dengar quotes “Bukan “GIGITAN”nya yang membunuhmu. Tapi “BISA”nya.”Kebencian itu seperti bisa ular. Bergerak lambat tapi pasti mematikan. Terlambat menangani ya lewat. (aku liat ditipi-tipi).
Saat aku membenci seseorang, hal itu terus menyakitiku. Apapun yang dilakukan orang itu menyakitiku, meskipun cuma sekedar update status yang sama sekali gak ada hubungannya samaku. Sempat-sempatnya hatiku bilang “ko tengokla, bisa-bisanya dia bahagia tanpamu”. Gila gak? Segitu sensitifnya. Terkadang pengen rasanya menghapus dia dari muka bumi ini. Melawan Tuhan. (BOOMM!!)
Kelanjutan sharing kami kemarin (Sambungan Yang Keempat), membuka pandangan primitifku tentang pengampunan.
Pengampunan yang selama ini ku lakukan adalah, supaya hubungan yang rusak jadi baik. Supaya dia gak merasa bersalah lagi atas kesalahannya (jika sitersangka minta maaf). Dan karena aku orang Kristen diperintahkan untuk mengampuni.
Hal yang luput dari “akal budiku yang penuh dosa ini” adalah,
Pengampunan itu kebutuhanku. Yaaahhh … Aku terlalu munafik untuk mengakuinya. Merasa aku itu sudah baik dengan mengampuni orang lain. Melupakan kesalahan dan memulai cerita yang baru. Aku meyakini bahwa aku akan baik-baik saja.
yaahhh memang. Sampai aku merasa tidak baik-baik saja.
(hanya beberapa saat rasa “baik-baik saja” itu tinggal)
Saat perlakuan yang sama kuterima lagi, aku dua kali lipat membenci. Dua kali lipat marah. Dua kali lipat memendam. Tensiku dua kali lipat turun.
Hancur kali rasanya. Aku mengampuni orang lain tapi tidak mengampuni diriku sendiri.
Begitu cara Tuhan membuatku mengerti. Dengan menghancurkan kesombonganku.
Aku perlu mengampuni diriku sendiri untuk membuang rasa benci itu, “bisa” yang tertinggal itu.
“Bisa” yang menjauhkanku dari Tuhanku.
Aku seharusnya mengasihi diriku sendiri. Berdamai dengan diriku. Hingga kalaupun orang-orang berlaku curang padaku, aku sudah selesai dengan mereka. aku sudah selesai dengan diriku.
Aku seharusnya mengasihi diriku sendiri. Berdamai dengan diriku. Hingga kalaupun orang-orang berlaku curang padaku, aku sudah selesai dengan mereka. aku sudah selesai dengan diriku.
Itu tidak akan menyakitiku lagi.
Karena “bisa”nya sudah dikeluarkan dari hati, jiwa dan akal budiku.
Aku sudah dibebaskan.
(Yang Keenam)
Pengampunan lebih dari kata “maaf”. Kau harus mencoba mengampuni saat kata “maaf” tak lagi berarti bagimu (lalapnya kayak gitu dia. Gak akan berubah lagi sampai mati!!!)( Itu Melawan Tuhan. Melawan hukum Kasih).
Kalau payah rasamu, samalah kita. Karena mengampuni melibatkan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi kita yang adalah satu-satunya kepunyaan kita, yang bisa kita kendalikan.
Mengampuni artinya meruntuhkan segala macam ego yang kita bangun susah payah selama ini.
Karena “bisa”nya sudah dikeluarkan dari hati, jiwa dan akal budiku.
Aku sudah dibebaskan.
(Yang Keenam)
Pengampunan lebih dari kata “maaf”. Kau harus mencoba mengampuni saat kata “maaf” tak lagi berarti bagimu (lalapnya kayak gitu dia. Gak akan berubah lagi sampai mati!!!)( Itu Melawan Tuhan. Melawan hukum Kasih).
Kalau payah rasamu, samalah kita. Karena mengampuni melibatkan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi kita yang adalah satu-satunya kepunyaan kita, yang bisa kita kendalikan.
Mengampuni artinya meruntuhkan segala macam ego yang kita bangun susah payah selama ini.
Demi gengsi, demi eksistensi, demi pengakuan orang lain di dunia yang fana ini.
Mengampuni berarti menghadirkan kasih. K-A-S-I-H
Untuk kita yang benar-benar mengaku sudah mengasihi Yesus pasti tau bagaimana rasanya pengampunan. Karena kita sudah menerimanya. Itu sebuah jaminan dan kepastian yang tidak akan pernah hilang. Dan tetap harus diperjuangkan.
Selamat Mengampuni. Semoga Roh Kudus yang membal-bal kita saat kita bebal dengan pikiran primitif kita.
Tuhan Memberkati kita semua .
NB:
Tulisan ini terasa bijak. Aku sampe gak percaya kalau aku menulis ini.
Tapi penulisnya tidaklah sebijak tulisannya.
Penulisnya juga masih berjuang untuk mengampuni beberapa orang dalam hidupnya.
Termasuk mengampuni diri sendiri.
Terimakasih untuk semua yang selalu menginspirasi.
Akhir kata……
Mengampuni berarti menghadirkan kasih. K-A-S-I-H
Untuk kita yang benar-benar mengaku sudah mengasihi Yesus pasti tau bagaimana rasanya pengampunan. Karena kita sudah menerimanya. Itu sebuah jaminan dan kepastian yang tidak akan pernah hilang. Dan tetap harus diperjuangkan.
Selamat Mengampuni. Semoga Roh Kudus yang membal-bal kita saat kita bebal dengan pikiran primitif kita.
Tuhan Memberkati kita semua .
NB:
Tulisan ini terasa bijak. Aku sampe gak percaya kalau aku menulis ini.
Tapi penulisnya tidaklah sebijak tulisannya.
Penulisnya juga masih berjuang untuk mengampuni beberapa orang dalam hidupnya.
Termasuk mengampuni diri sendiri.
Terimakasih untuk semua yang selalu menginspirasi.
Akhir kata……
- Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu
- Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri
Selasa, 30 Januari 2018
STILL
Aku menatap kosong. Aku hanya
ingin menatap karena mataku tidak bisa tertidur. Aku takut menutup mataku,
karena saat menutup mata, pikiranku berusaha mengingat apa saja, mencerna apa
saja, termasuk hal buruk yang tidak pernah terjadi. Dia mencerna segalanya. itu
membuatku tidak tenang. Namun, saat aku menatap kosong, hatiku yang perih.
Kesedihan menyeruak didalamnya. Tidak ada keringanan. Tidak ada rasa bahagia
yang terlintas. Entah kemana semua itu pergi.
Aku hanya ingin menatap
kekosongan. Bahkan aku tidak tahu untuk berapa lama. Mungkin sampai seseorang
datang dan membuatku tidak nyaman. Atau mungkin sampai aku merasa lapar. Kenyataannya adalah aku bahkan tidak
peduli jika aku lapar, aku belum mandi, bau makanan busuk di piring minggu lalu
masih tergeletak dilantai kamarku. Badanku gatal, ketombe di kepalaku sudah
menumpuk, atau kecoak bintang paling ku benci sekalipun lewat dihadapanku aku
tidak peduli.
Aku ingin menikmati kesedihan
ini. Menatap kosong atas setiap harapan yang tiba-tba hilang. Sukacita yang
lenyap mendadak. Dan ketidakmampuanku mencerna dan menerima semua yang terjadi.
Tidak mungkin. Tidak mungkin. Terkadang aku menangis saat sakit didalam hatiku
terasa begitu ngilu, dan menyayat. Terkadang aku memeluk kakiku yang mendekap
dadaku untuk menghilangkan rasa sakitnya. Merapatkan gigiku, supaya aku tidak
berteriak. Atau membenamkan mulutku ke bantal. Air mataku membasahinya lagi.
Saat rasa sakitnya mulai mereda,
aku tertidur. Lalu terbangun karena sakit yang sama, bebrapa jam kemudian. Otomatis
aku membekap mulutku. Kali ini ke boneka di sebelahku. Aku kembali menangis dan
berusaha meredakan rasa sakitnya. Lalu menatap kosong. Tidak ada senandung,
yang biasanya kudendangkan sambil aku menangis. sebelumnya aku bisa
mengatasinya dengan baik, kali ini tidak lagi. tidak ada playlist lagu
kesukaanku yang terlintas dikepalaku saat ini. Tak satupun ingin ku lalukan
selain menatap kosong. Aku tidak ingin
melakukan apapun. Termasuk bernyanyi.
Layar Smartphone ku menyala, aku
melihat foto wanita paruh baya disana. Mama Calling.. aku hanya menatapnya. Tak
ada keinginan untuk menerima panggilan Mamakku. Seakan itu hanya sesuatu yang
biasanya terjadi. Seperti lampu yang tetap menyala, seperti jarum yang terus
berdetak, seperti suara kendaraan yang lalu lalang diluarsana. Itu yang
seharusnya terjadi, dan aku tak perlu berbuat apapun. Hanya menikmatinya. Layar
itu mati. Lalu menyala kembali dengan foto dan tulisan yang sama. Entah sudah
berapa kali. Aku menglihkan pandanganku ke pintu lalu menatap kosong lagi. aku
takut menutup mataku.
*****
Aku mendengar pintu diketuk. Aku
tahu siapa itu. dia memanggil namaku. Nada khawatir. Aku tidak ingin beranjak.
Aku baru saja bangun dari tidur nyenyak. Dia masih mengetuk pintu. Pelan dan
kali ini suaranya muncul dari tenggorokannya. Aku yakin dia menangis. aku masih
tidak ingin beranjak dari tempatku. Mungkin dia khawatir, atau dia mengira aku
sudah mati disini. Aku bergerak, melihat sebuah buku. Mengambil dan melemparnya ke tembok. Dia
berhenti menangis. lalu aku menutup kepalaku dengan bantal. Aku tidak ingin
mendengar apapun.
Aku ingin tidur. Lalu aku merasa
sangat ringan dan tenang. Aku berada di sebuah lapangan berumput hijau. Padang
yang tumbuh menandakan tempat ini jarang dilalui orang. Aku berjalan berlari melompat-lompat
kesana-kemari. Kadang berguling dan meniru gerakan beladiri yang pernah ku
lihat di film action kesukaanku. Terasa begitu menyenangkan. Mataharinya juga
begitu hangat. Tidak terik. Sepertinya ini pagi hari. Semua masih sejuk terasa
disini. Aku menghirup udara dalam dalam, mensuplai udara segar kedalam
paru-paruku yang terasa makin mengcil. Namun terasa sakit. Seperti udara itu
menyentuh bagian bagian yang luka di dalamnya. Aku mendekap dadaku yang terasa
sakit didalamnya.
Setiap perasaan itu muncul,
airmataku selalu mengalir. Otomatis. Dan tiba-tiba kesedihan itu kembali
menyeruak. Langit menjadi hitam, angin kencang mengalihkan fokusku dari rasa
sakit yang kurasakan tadi. Aku menatap kelangit yang menghitam itu. pekat
sekali, dan itu tidak biasanya. Aku mulai ketakutan. Tentang apa yang akan
terjadi. Gigiku gemetaran. Seluruh badanku bergetar hebat, dan kaku. Aku tidak
akan mampu berlari menghindari badai ini. Aku sangat yakin kalau aku akan mati
disini. Tidak ada yang bisa kulakukan, aku tidak akan selamat.
Lalu aku terduduk di tempat aku
berdiri. Ini tidak lagi dipadang. Tanganku menyentuh pasir. Saat mengangkatnya,
butiran pasir menempel, dtanganku. Aku mengalihkan perhatianku lagi sampai aku
menyadari, langit sudah tidak sepekat tadi. Embun sudah mulai berganti warna
sepertinya ini sudah senja. Matahari tampak cantik setengahnya seperti sudah
ditelan oleh air di pantai ini. Seperti pemandangan di internet. Aku pernah
melihatnya. Aku menyaksikan sampai matahari tak tampak lagi. warna jingga dilangit
membuat hatikuterasa hangat. Hingga dilangit yang bersih, satu persatu bintang
mulai bermunculan.berkelap kelip. Beberapa rasi bintang, aku bisa melihatnya.
Embun embun tipis menghiasi langit itu. seperti lukisan. Aku juga pernah
melihatnya entah dimana. Sungguh indah.
aku menatapnya sampai tertidur.
Dinginnya hembusan angin terasa dikulitku. Aku sedikit kedinginan. Tapi segera
sebuah selimut membungkus badanku yang meringkuk. Ini bukan pasir. Ini kasur.
Dan aku merasa sangat nyaman disini. Aku mulai tersenyum. Aku menutup mataku.
Sebuah lagu seperti dinyanyikan menghantar tidurku. Sebuah lagu cinta, sebuah
lagu tentang penyertaan yang tiada akhir. Sebuah lagu yang berisi janji akan
selalu ada hari yang lebih baik. Semua baik.
STILL
Hide me now, Under Your
wings
Cover me, Within Your mighty hand
Cover me, Within Your mighty hand
When the oceans rise and
thunders roar
I will soar with you above the storm
Father, You are King over the flood
I will be still and know You are God
I will soar with you above the storm
Father, You are King over the flood
I will be still and know You are God
Find rest my soul, In
Christ alone
Know His power. In quietness and trust
https://www.youtube.com/watch?v=C-8TD0HaLfg
Know His power. In quietness and trust
https://www.youtube.com/watch?v=C-8TD0HaLfg
Senin, 08 Januari 2018
Terimakasih Waktu
Segala nya masih tentangmu.
Aku merindukanmu saat ini..
Tapi entah kenapa aku ingin menikmati sendiri..
Kau yg kukasihi, jika boleh jujur aku ingin didekatmu selalu..
Namun bukan begitu baiknya..
Akan Ada waktunya .
Aku ingin bercerita tentang waktu saat kau Tak disini.
Menceritakan apa saja yg dipikiranku.
Tentang apa saja yg belum akan terjadi.
Tentang masa depan Kita.
Kau yang kukasihi
Takkan bisa ku pastikan dengan kata berapa besar ku mensyukuri keberadaanmu.
Berapa sayangnya Tuhan padaku.
Kau yang kukasihi.
Terimakasih untuk percaya padaku.
Terimakasih untuk tetap mengasihiku.
Waktu tempat Kita mengisi cerita.
Kebahagian bersama.
Kesedihan bersama.
Kebodohan sendiri.
Kerinduan sendiri.
Saat Kita merencanakan, saat Kita menertawakan, saat kita hanya memandang..
Waktu menguatkan Kasih Kita,
Waktu mendewasakan pikiran Kita.
Waktu yg membuat kita bertemu,
lalu kita membagi kisah, menyeleksi ego dan menghadirkan cinta..
Kita akan berjalan bersama waktu
Aku memilihmu untuk berjalan di dalam sisa waktuku..
Jika aku lupa suatu saat..
Jika kita lupa Hari itu, biarlah tulisan ini mengingatkan betapa aku sangat menyayangimu..
Dari hari ini, esok dan sampai aku lupa pun aku tetap mengasihimu.
Dimulai dari Hari yang tlah berlalu,
Aku mengasihimu.
RLS
Aku merindukanmu saat ini..
Tapi entah kenapa aku ingin menikmati sendiri..
Kau yg kukasihi, jika boleh jujur aku ingin didekatmu selalu..
Namun bukan begitu baiknya..
Akan Ada waktunya .
Aku ingin bercerita tentang waktu saat kau Tak disini.
Menceritakan apa saja yg dipikiranku.
Tentang apa saja yg belum akan terjadi.
Tentang masa depan Kita.
Kau yang kukasihi
Takkan bisa ku pastikan dengan kata berapa besar ku mensyukuri keberadaanmu.
Berapa sayangnya Tuhan padaku.
Kau yang kukasihi.
Terimakasih untuk percaya padaku.
Terimakasih untuk tetap mengasihiku.
Waktu tempat Kita mengisi cerita.
Kebahagian bersama.
Kesedihan bersama.
Kebodohan sendiri.
Kerinduan sendiri.
Saat Kita merencanakan, saat Kita menertawakan, saat kita hanya memandang..
Waktu menguatkan Kasih Kita,
Waktu mendewasakan pikiran Kita.
Waktu yg membuat kita bertemu,
lalu kita membagi kisah, menyeleksi ego dan menghadirkan cinta..
Kita akan berjalan bersama waktu
Aku memilihmu untuk berjalan di dalam sisa waktuku..
Jika aku lupa suatu saat..
Jika kita lupa Hari itu, biarlah tulisan ini mengingatkan betapa aku sangat menyayangimu..
Dari hari ini, esok dan sampai aku lupa pun aku tetap mengasihimu.
Dimulai dari Hari yang tlah berlalu,
Aku mengasihimu.
RLS
Langganan:
Komentar (Atom)
My Angkot My Adventure (Hal Kecil)
Pagi ini berjalan dengan sangat biasa. Bangun, bersiap-siap, berangkat. Tak sampe 1 menit menunggu disimpang, angkot 10 datang. langsung s...
-
Ku baca lagi buku biru yang pernah kau beri padaku. Kau pasti sudah lupa tentang itu.. Setiap tulisan tangan disana bercerita tentangmu. ...
-
Lupakan tentang "masa depan" , kalau hal yang Kita punya sampai sejauh ini hanyalah "kenangan". .
-
Aku dalam kesedihan Aku bukan pejuang Lebih baik menerima dan menunggu Aku bukan pejuang Sampai di titik dimana aku menyesal dengan tin...